Pembesaran Prostat

Jakarta : 31-12-2017 - user : 104

Pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan suatu kondisi dimana kelenjar prostat mengalami pembengkakan. prostat memiliki fungsi untuk memproduksi cairan semen atau cairan pada sperma yang berfungsi untuk melindungi sperma keluar dari tubuh pria, selain itu juga semen berfungsi sebagai nutrisi sperma dan sekaligus untuk membawa sperma keluar pada saat ejakulasi, selain itu juga memiliki fungsi membantu mengontrol aliran urine. Prostat letaknya terdapat pada bagian bawah kandung kemih, maka jika terjadi gangguan pada prostat akan berkaitan dengan aliran urin. >>klik untuk mengetahui apa itu pembesaran prostat<<


Apa penyebab Pembesaran Prostat Jinak?


Para peneliti belum menemukan penyebab pasti penyakit prostat, tetapi para ahli percaya prostat terkait dengan perubahan dalam tubuh yang disebabkan oleh hormon, terutama testosteron. Seiring dengan membesarnya prostat secara bertahap juga menekan uretra sehingga menghambat aliran urin (obstruksi kemih). Ketika seorang laki-laki mengalami penyakit pembesaran prostat, urin biasanya bertahan di dalam kandung kemih, sehingga pasien lebih rentan mengalami munculnya gangguan saluran kemih dan batu kandung kemih. Penyumbatan yang berkepanjangan dapat merusak ginjal.



Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena BPH adalah:


  • Kurang berolahraga dan obesitas.
  • Faktor penuaan.
  • Menderita penyakit jantung atau diabetes.
  • Efek samping obat-obatan
  • Keturunan.

Bagaimana Gejala Yang Di Rasakan Penderitanya Jika Mengalami Pembesaran Pada Prostat?


Ada beberapa gejala yang dirasakan oleh pasien penderita pembesaran prostat adalah berikut ini:

  • Sering berkemih setiap setiap malam hari.
  • Nyeri saat kencing.
  • Sulit mengeluarkan buang ar kecil.
  • Mengejan pada saat berkemih.
  • Aliran buang air kecil tersendat-sendat.
  • Kencing tidak tuntas
  • Mengeluarkan buang air kecil yang disertai darah.
  • Merasakan tidak puas pada saat berkemih.

Adanya gejala-gejala tersebut disebabkan oleh tekanan pada kandung kemih. Ketika kelenjar prostat mengalami pembengkakan. Maka konsultasikan pada dokter spesialis kelamin dan sangat disarankan jika seseorang merasakan gejala pembengkakan pada prostat konsultasikan pada dokter. Jika Anda mengalami gejala diatas atau memiliki gejala yang tidak disebutkan diatas, konsultasikan diri Anda pada dokter. Pemeriksaan pada dokter sangat disarankan jika seseorang merasakan gejala BPH, meski ringan. >>klik untuk mengetahui lebih lanjut apa itu penyakit prostatitis<<


Jika mengalami BPH Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Sentosa, Klinik Spesialis Penyakit Kulit Dan Kelamin yang memiliki peralatan medis modern serta dokter ahli yang berpengalaman dalam bidangnya.


Apakah Berbahaya Jika BPH Tidak Segera Diatasi?


Pembesaran prostat jinak terkadang dapat mengarah pada komplikasi akibat ketidakmampuan kandung kemih untuk mengosongkan kandung kemih, hal ini dapat menimbulkan komplikasi antara lain adalah:

  • Infeksi saluran kemih.
  • Penyakit batu kandung kemih.
  • Retensi urine akut ketidak mampuan berkemih.
  • Kerusakan kandung kemih dan ginjal.

Bagaimana Cara Perawatan BPH?


Penanganan BPH berbeda-beda pada setiap penderitanya. Dokter akan memilih jenis penanganan yang paling sesuai berdasarkan beberapa faktor seperti:

  • Kondisi kesehatan penderita secara umum.
  • Tingkat ketidaknyamanan yang dirasakan oleh penderita.
  • Usia penderita.
  • Ukuran prostat.

Penanganan pembesaran prostat jinak (BPH) sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu penanganan BPH dengan gejala ringan dan penanganan BPH dengan gejala sedang hingga parah. Jika mengalami gejala diatas sebaiknya segera konsultasikan diri Anda pada dokter, dengan pemeriksaan langsung oleh dokter Anda bisa mendapatkan solusi perawatan terbaik.


Konsultasikan Diri Anda Segera!



Klinik Sentosa adalah salah satu klinik spesialis penyakit kulit dan kelamin yang berada di Jakarta, Indonesia. Menangani setiap permasalahan penyakit kulit dan kelamin seperti penyakit menular seksual (PMS), infeksi menular seksual (IMS), Andrologi dan Ginekologi. Didukung oleh dokter ahli dan peralatan medis yang modern guna membantu jalannya proses perawatan.


Disclaimer : Hasil dapat berbeda dari masing-masing individu.





Artikel Lainnya


Klinik Spesialis Kelamin

Klinik Sentosa

Klinik Sentosa adalah Klinik Spesialis Kelamin (Klinik Andrologi dan Ginekologi). Klinik Sentosa, Klinik yang berstandar Internasional....